Tampilkan postingan dengan label ALAT LAB IPA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ALAT LAB IPA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Maret 2015

Macam-macam Indikator pH


Sering ditemui di laboratorium atau dalam kehidupan sehari-hari, larutan yang bersifat asam dan basa memiliki warna yang sama, yaitu sama-sama bening. Lalu, bagaimanakah cara kita mengetahui bahwa larutan tersebut bersifat asam atau basa? Jika hanya dilihat dari penampakan luar tentu sangat sulit. Jika kita menggunakan indera penciuman untuk mendeteksi larutan tersebut, hal itu juga belum tentu aman, mengingat asam kuat seperti asam klorida berbau asam dan berasap, dan asapnya dapat mengiritasi pernafasan. Jika kita menggunakan indera peraba, maka hal itu juga belum tentu aman, karena sifat asam dan basa kuat yang iritant dan korosif. Oleh karena itu, kita memerlukan beberapa peralatan untuk mendeteksi asam atau basa larutan. Mari kita simak di bawah ini,

1.Kertas lakmus merupakan suatu kertas dari bahan kimia yang akan berubah warna jika dicelupkan dalam larutan asam atau basa. Terdapat beberapa versi bahan yang digunakan dalam pembuatan kertas lakmus. Ada kertas lakmus yang dibuat dari sejenis kertas yang dicelupkan dalam lumut kerak, kemudian dikeringkan. Ada juga kertas lakmus yang dibuat dari selulosa kayu yang merupakan komponen utama dari dinding sel pohon.
Kertas lakmus akan mengalami perubahan warna jika dicelupkan dalam larutan asam dan akan berbeda lagi warnanya jika dicelupkan dalam larutan basa. Kertas lakmus yang dikenal di pasaran saat ini memiliki dua warna yaitu merah dan biru. Berikut tabel perubahan warna kertas lakmus dalam larutan


LarutanLakmus merahLakmus biru
AsamMerahMerah
BasaBiruBiru
NetralMerahBiru

2. Kertas pHmeter
Kertas pH meter atau sering disebut juga indikator pH universal di pasaran dijual bebas dengan berbagai macam merek. Rentang pengukuran pH dengan menggunakan alat ini adalah dari 0-14. Kertas pH menunjukkan warna tertentu jika dicelupkan ke dalam larutan dengan pH tertentu.

Jumat, 17 Oktober 2014

Mengenal Alat-alat Ukur Manual/Digital Laboratorium

1. Anemometer merupakan alat pengukur kecepatan angin. Banyak dipakai dalam bidang Meteorologi dan Geofisika atau stasiun prakiraan cuaca.  
2. Capacitance meter merupakan alat untuk mengukur kapasitor
3. Chlorine meter merupakan instrumen yang digunakan untuk mengukur atau mengetahui kandungan klorin atan Cl2 pada suatau cairan. Alat ini biasanya digunakan dalam bidang perikanan dan yang berhubungan dengan kualitas air. Klorin merupakan bahan utama yang digunakan dalam proses klorinasi, proses klorinasi adalah proses penghilangan kuman penyakit pada air ledeng, air bersih atau air minum
4. DO meter merupakan instrumen analisis yang digunakan untuk mengukur jumlah kadar oksigen terlarut dalam suatau cairan. Kemampuan air dalam melarutkan oksigen sangat tergantung pada suhu air, tekanan gas oksigen dan kemurnian air. Semakin besar nilai DO, menandakan kualitas air tersebut semakin bagus.
5. Galvanometer merupakan alat pengukur kuat arus yang cara kerjanya sama dengan motor listrik, tetapi dilengkapi dengan pegas, sehingga kumparannya tidak berputar.
6. Gas Detector merupakan alat yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan gas-gas di udara dan mengukur konsentrasi/kadar gas-gas di udara
7. Humidity meter merupakan alat yang digunakan untuk mengukur jumlah air dan kelembaban dalam sebuah objek tertentu.
8. Lighmeter atau Lux meter merupakan alat yang digunakan untuk mengukur intensitas cahaya
Mikrometer merupakan alat ukur yang dapat melihat atau mengukur benda dengan ketelitian 0.01 mm.
9. Moisture meter merupakan suatau alat yang digunakan untuk mengukur kadar air yang terdapat pada suatu objek, ada juga yang sekaligus digunakan untuk mengukur tingkat kelembapan suatu objek. Sifat fisik sangat dipengaruhi oleh kadar air. Dimensi juga berubah dengan konten kelembaban. Beberapa material seperti bilian, kayu dan juga kertas sangat sensitif terhadap kandungan kadar air. Sifat fisik bahan tersebut bisa berubah apabila kandungan air yang terdapat di dalamnya berlebihan. 
10. Multimeter merupakan alat ukur yang dipakai untuk mengukur tegangan listrik, arus listrik dan tahanan (resistansi)
11. pH meter merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengukur kadar asam dan basa dalam suatu larutan atau bahan. 
12. Photometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur pencahayaan atau penyinaran. 
13. Power meter merupakan alat untuk mengukur listrik
14. Salinity meter merupakan alat untuk mengukur tingkat kegaraman dari air atau limbah cair, dengan mengukur kandungan ion
15. Termometer, merupakan alat yang digunakan untuk mengukur perubahan suhu
16. Viscometer merupakan alat untuk mengukur besaran viskositas atau kekentalan suatu cair

Sumber : http://kucari.com/category/test-measurements/do-meter

Kamis, 15 Mei 2014

Teknologi Sensor pada Android

Bagi penulis yang berlatar belakang ilmu Kimia, segala sesuatu tentang sensor adalah hal yang baru. Oleh karena itu, ketika Prof. Dr. Ir. Hendro mengungkapkan bahwa teknologi sensor  yang paling dekat dengan diri kita adalah smartphone yang kita pegang, maka hal itu semakin membuat penasaran bagi penulis untuk mencari tahu dan mengoprek-oprek sensor apa saja yang terdapat pada smartphone khususnya dengan sistem android.
Setelah searching beberapa link, antara lain link ini , diperoleh informasi bahwa minimal terdapat berikut sensor yang terdapat dalam smartphone android, antara lain:
1. Proximity Sensor
Sifat : mendeteksi keberadaan objek tanpa kontak fisik
Contoh kegunaan : mematikan layar secara otomatis saat kita menelepon
2. Accelerometer Sensor
Sifat : mendeteksi posisi landscape atau portrait
Contoh kegunaan : mengubah posisi landscape atau portrait, digunakan untuk mengontrol gerak pada game
3. Compas
Sifat : menunjuk arah
Contoh kegunaan : menunjukkan arah, menunjukkan arah kiblat
4. Magnetic Field Sensor
Sifat : mendeteksi medan magnet di sekitar
Contoh kegunaan : mendeteksi magnet atau keberadaan makhluk lain
5. Barometer
Sifat : mengukur suhu di sekitar
6. Gyroscope
Contoh kegunaan : dalam game
7. Fingerprint Sensor
Sifat : mendeteksi sidik jari
Contoh kegunaan : Password sidik jari

Pemanfaatan Sensor dalam Kehidupan

Di era teknologi seperti sekarang, tidak mengherankan terdapat banyak sekali peralatan yang menggunakan sensor, ditemukan dalam kehidupan. Apa yang dahulu orang sebut sebagai sesuatu yang tak mungkin, atau bahkan mistis, kini terlihat nyata bahkan dapat dijelaskan secara sains. Sederhana saja, pintu yang bisa terbuka dan tertutup tanpa kita sentuh, atau mesin pengering tangan yang beroperasi ketika kita meletakkan tangan kita di bawahnya, dan masih banyak lagi.
Pada kesempatan kali ini, mari bersama kita cari sebanyak-banyaknya pemanfaatan sensor dalam kehidupan. Mudah-mudahan ini bisa menjadi tambahan informasi, inspirasi dan semangat untuk menggali ilmu lebih banyak lagi.
1. Pemanfaatan Sensor Gerak dan Cahaya pada Rumah Teknovasi dengan Mikrokontroller Amega 8
2. Deteksi Gelombang Tsunami dengan Sensor Laser
3. Pemanfaatan Sensor Cahaya sebagai Alat Pendeteksi Hemoglobin dalam Darah
4. Pemanfaatan Sensor Accelerometer (mengukur percepatan suatu objek) pada Aplikasi Waterslide Extreme pada iPhone

Selasa, 13 Mei 2014

Profil Trainer Pelatihan Aplikasi Percobaan Sains Berbasis Komputer

Alhamdulillah, tanggal 10 Mei 2014 bersama guru bidang studi Fisika (Edy Wiyono), guru bidang studi Kimia (Ely Zulfahnur), guru bidang studi Biologi (Wiwien Kurniasih), laboran Biologi (Umi Fatonah) dan laboran Kimia (Nova Setya Rina) kami mengikuti kegiatan pelatihan Aplikasi Percobaan Sains Berbasis Komputer yang diselenggarakan oleh Pudak Scientific, Bandung.
Pada kesempatan yang berharga ini, kami berjumpa dan menimba ilmu dari seorang dosen ITB yang memiliki segudang ide dan ilmu Fisika dan Sains serta memiliki kterbukaan dan semangat yang tinggi dalam membagikan ilmu yang dimiliki. Berikut ini profil dari beliau :
Nama                      : Hendro, M. Si
Tempat tanggal lahir : Boyolali, 14 Desember 1956
Pendidikan               : S1 Fisika ITB, S2 Fisika ITB, Doktor bidang Fisika ITB
Pengalaman bekerja :
Dosen FMIPA ITB (1983 hingga sekarang), Instructur of ASEAN Physics of Education Network untuk Guru Sekolah Indonesia, Instructur of Technician/Laboran FMIPA ITB, Ketua Lab Fisika Dasar, Ketua Lab Elektronika


Minggu, 13 April 2014

Electrolyte Tester Bertenaga Baterai

Pada materi kelas VII dan XI ada praktikum menentukan daya hantar listrik suatu larutan. Untuk kelas VII biasanya masuk ke dalam sub praktikum asam basa, sementara untuk kelas XI masuk dalam materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Untuk menguji apakah suatu benda/larutan dapat menghantarkan listrik, diperlukan suatu alat disebut Electrolyte Tester. Alat ini bisa kita rancang sendiri dengan mudah, dan bisa kita pilih sumber listrik yang diambil, dari tenaga listrik permanen melalui stop kontak dari instalasi listrik atau baterai. Berikut ini dua macam alat uji elektrolit yang terdapat di laboratorium IPA Nurul Fikri Boarding School
1. Sumber Listrik : Instalasi Listrik Permanen
Alat Uji Elektrolit dengan Sumber Instalasi Listrik Permanen

Nyala Alat Uji Elektrolit

2. Sumber Listrik : Baterai

Alat Peraga Pendidikan IPA sesuai Kurikulum 2013 : Versi Pudak Scientific


Alat Percobaan Sains Berbasis Komputer


Alat Fisika


Wimshurts Machine

Alat Biologi

Alat Kimia

Selasa, 14 Mei 2013

Mikroskop kita sudah Jenuh...



28 November 2011


Setelah bertahun-tahun dipegang si ini, si itu... akhirnya mikroskop kita menunjukkan tanda-tanda kejenuhannya. Ada yg ngambek pemutar mikronya gak mau berfungsi, ada yang ngambek rel pemutarnya jadi licin, dsb...
Para mikroskop berteriak, "bawa aku ke dokter!"
Setelah searching ttg tempat Dokter Mikroskop, akhirnya ketemu juga blog Service Mikroskop, punya Bapak Sarna Suryana, laboran UPI Yang dua tahun silam (2009) pernah ke NF memberi pelatihan Bioplastik. Wah, kayaknya para santri yang ikut pelatihan tsb sekarang semua udah jadi para mahasiswa n mahasiswi tuh...

Digital Camera Microscope


Ketika kita melakukan pengamatan menggunakan mikroskop lanjutan dengan satu lensa okuler, maka bersiap-siaplah untuk menutup satu mata agar dapat meneropong hingga objek yang kita amati terlihat jelas. Jika kawan atau ust/ah pembimbing praktikum ingin juga melihat hasil pengamatan kita, maka harus bergantian untuk melihatnya. Bayangkan suatu hari kita menemukan komunitas mikroorganisme dalam suatu preparat yang sudah kita buat. Untuk membuktikan hasil penemuan kita, apalagi pada khayalak NFBS, apakah mereka harus mengantri untuk bergiliran melihat hasinya dengan mikroskop?

Rabu, 01 Mei 2013

Supplier Alat dan Bahan Lab IPA

Sekedar berbagi pengalaman dan informasi bagi rekan-rekan yang membutuhkan, selama ini laboratorium Kimia, Biologi dan Fisika Nurul Fikri Boarding School biasa memesan alat dan bahan laboratorium di beberapa penyedia sebagai berikut :
1. Eterna (Jakarta)

2. CV. Pudak Scientific Indonesia (Bandung)
3. PD. Cipta Bangun Nauli (Bogor)
4. PT. Widyakarya Pratama (Jakarta)

Senin, 01 April 2013

Alat Biologi


Berikut ini adalah daftar alat-alat yang dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran Biologi.
Untuk mempermudah pencarian, bisa klik find pada menu pojok kanan halaman web. Selamat berkreasi merencanakan pembelajaran yang efektif !

Kit dan Carta Kimia




KIT KIMIA

Alat distilasi lengkap 
Molymod molecular model
Alat Uji Elektrolit
Alat Sentrifugal Sederhana
Alat Kimia Organik Semimikro
Alat Soxhletasi
CARTA KIMIA

Alat Laboratorium Umum


Daftar Alat Laboratorium Umum (Kimia dan Biologi) yang terdapat di laboratorium Kimia Biologi Nurul Fikri Boarding School antara lain :
Oleh karena tampilan cloudnya tidak terinci sebagai daftar, maka untuk mempermudah pencarian, bisa klik find pada menu pojok kanan halaman web. Selamat berekspedisi!

Daftar Alat Laboratorium Umum (Kimia dan Biologi) yang terdapat di laboratorium Kimia Biologi Nurul Fikri Boarding School antara lain :
Oleh karena tampilan cloudnya tidak terinci sebagai daftar, maka untuk mempermudah pencarian, bisa klik find pada menu pojok kanan halaman web. Selamat berekspedisi!