Dalam pembelajaran sains, laboratorium merupakan bagian integral dari kegiatan belajar mengajar. Hal ini dikarenakan siswa tidak hanya sekedar mendengarkan keterangan guru dari pelajaran yang telah diberikan, tetapi harus melakukan kegiatan sendiri untuk mencari keterangan lebih lanjut tentang ilmu yang dipelajarinya. Dengan adanya laboratorium, maka diharapkan proses pengajaran sains dapat dilaksanakan seoptimal mungkin, meskipun bukan berarti sains tidak dapat diajarkan tanpa laboratorium. Dari sisi ini tampak betapa penting peranan kegiatan laboratorium untuk mencapai tujuan pendidikan sains. Setidaknya ada 4 alasan yang menguatkan peran laboratorium dalam pembelajaran di sekolah antara lain (Rustaman, 1995):
1. Praktikum membangkitkan motivasi belajar sains.
Minggu, 30 Maret 2014
Selasa, 18 Maret 2014
Madu Ternak dan Madu Hutan, Apa Bedanya?
"Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat yang dibikin manusia." [QS. An-Nahl : 68]
"Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda kebesaran Tuhan bagi orang yang memikirkan." [QS. An-Nahl : 69]
Dalam konsep thibunnabawy, madu merupakan salah satu bintang dalam terapi pengobatan dan suplemen kesehatan. Kebutuhan akan madu semakin meningkat seiring dengan pengetahuan masyarakat tentang manfaat madu. Hal tersebut mendorong masyarakat untuk melakukan ternak madu, karena mengandalkan madu dari hutan saja, tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan madu. Apalagi saat ini, jumlah hutan yang masih bertahan di Negara kepulauan Indonesia semakin menipis.
"Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda kebesaran Tuhan bagi orang yang memikirkan." [QS. An-Nahl : 69]
Dalam konsep thibunnabawy, madu merupakan salah satu bintang dalam terapi pengobatan dan suplemen kesehatan. Kebutuhan akan madu semakin meningkat seiring dengan pengetahuan masyarakat tentang manfaat madu. Hal tersebut mendorong masyarakat untuk melakukan ternak madu, karena mengandalkan madu dari hutan saja, tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan madu. Apalagi saat ini, jumlah hutan yang masih bertahan di Negara kepulauan Indonesia semakin menipis.
Terus,
selain kesamaannya sebagai sama-sama madu, apakah ada perbedaan antara madu
ternak dan madu hutan?
Kalau secara
ilmiah dan berkaitan erat dengan spesies lebah, maka perbedaannya terletak pada
jenis lebah yang berperan aktif dalam produksi madu ternak dan madu hutan. Yuk,
kita intip profilnya dari foto-foto berikut ini
Lebah madu ternak (Apis cerana)
Minggu, 16 Maret 2014
Teknik Pembuatan Virgin Coconnut Oil : lanjutan Aksi SC Kimia SMP I NFBS
Pengalaman dari berbagai sumber yang menghasilkan teori, memang ada berbagai macam cara pembuatan minyak kelapa. Bisa ditilik di sini. Akan tetapi, apa yang coba kami lakukan di sini adalah tidak terpatok pada hal tersebut, meski tentu saja kami menggunakan referensi dari situ.
Sebelumnya kami daftar dulu, peralatan dan bahan yang kami gunakan dalam percobaan ini
1. Alat-alat gelas (pipet, tabung reaksi, gelas beker)
2. Sentrifugasi (manual dan elektrik)
3. Alat pembakaran
4. Panci presto
5. Saringan
6. Kelapa parut
Sebelumnya kami daftar dulu, peralatan dan bahan yang kami gunakan dalam percobaan ini
1. Alat-alat gelas (pipet, tabung reaksi, gelas beker)
2. Sentrifugasi (manual dan elektrik)
3. Alat pembakaran
4. Panci presto
5. Saringan
6. Kelapa parut
Inspirasi Kreasi Daur Ulang
Assalaamu'alaikum wr. wb
Di pagi hari yang cerah ini, kami ingin sedikit berbagi hasil surving kami di dunia maya. Semoga apa yang kami temukan ini, memberi inspirasi bagi kawan-kawan guru dan siswa untuk melakukan kreasi daur ulang. Sebagaimana kita ketahui, permasalahan sampah di negara kita, bukanlah hal yang sepele. Tengoklah di beberapa kawasan padat penduduk di daerah-daerah di Indonesia. Kita dibuat miris melihat tumpukan sampah di depan rumah, bahkan menyumbat aliran air, menimbulkan pemandangan dan bau yang tidak sedap. Merasa jijik untuk memungutnya dan mengembalikan sampah ke tempat pembuangannya. Akan tetapi lebih jijik lagi jika akhirnya semua sampah-sampah itu menumpuk, menggunung dan menyiarkan aroma yang tidak sedap. Menjadi tempat yang nyaman bagi pertumbuhan mikroorganisme, sehingga tak heranlah jika bibit penyakit dengan mudahnya mewabah sebagai akibat dari lingkungan yang tidak bersih.
Di pagi hari yang cerah ini, kami ingin sedikit berbagi hasil surving kami di dunia maya. Semoga apa yang kami temukan ini, memberi inspirasi bagi kawan-kawan guru dan siswa untuk melakukan kreasi daur ulang. Sebagaimana kita ketahui, permasalahan sampah di negara kita, bukanlah hal yang sepele. Tengoklah di beberapa kawasan padat penduduk di daerah-daerah di Indonesia. Kita dibuat miris melihat tumpukan sampah di depan rumah, bahkan menyumbat aliran air, menimbulkan pemandangan dan bau yang tidak sedap. Merasa jijik untuk memungutnya dan mengembalikan sampah ke tempat pembuangannya. Akan tetapi lebih jijik lagi jika akhirnya semua sampah-sampah itu menumpuk, menggunung dan menyiarkan aroma yang tidak sedap. Menjadi tempat yang nyaman bagi pertumbuhan mikroorganisme, sehingga tak heranlah jika bibit penyakit dengan mudahnya mewabah sebagai akibat dari lingkungan yang tidak bersih.Kamis, 13 Februari 2014
Pembuatan Virgin Coconnut Oil by Santri SC Kimia SMP Islam NFBS
Alhamdulillah, setelah dinanti-nanti akhirnya proyek membuat Virgin Coconut Oil by santri SC Kimia SMP Islam Nurul Fikri Boarding School, terlaksana juga. Diawali dengan sedikit teori dan sedikit informasi yang beredar di lapangan, bahwa dari 100 butir kelapa, kita akan mendapatkan 2 botol VCO, maka, kami mencoba membuat VCO dengan bahan baku 10 butir kelapa, dibagi dua, untuk santri tholib (putra) dan tholibah (putri). Jadi masing-masing mendapat bahan baku 5 butir kelapa tua.
Oleh karena jam kegiatan SC sangat terbatas, yaitu 1-2 jam per pertemuan, maka, kami memilih cara praktis membeli bahan kelapa yang sudah diparut. Asumsinya, semua santri pastilah tau bagaimana proses membuat kelapa parut. Selanjutnya... langkah-langkah apa saja yang coba kami lakukan, termasuk kendala jenis apa saja yang kami temui, akan dikupas di sini.
Oleh karena jam kegiatan SC sangat terbatas, yaitu 1-2 jam per pertemuan, maka, kami memilih cara praktis membeli bahan kelapa yang sudah diparut. Asumsinya, semua santri pastilah tau bagaimana proses membuat kelapa parut. Selanjutnya... langkah-langkah apa saja yang coba kami lakukan, termasuk kendala jenis apa saja yang kami temui, akan dikupas di sini.
Jumat, 31 Januari 2014
ALAMI vs KIMIAWI
Ungu-Ungu Indikator Alami Asam Basa
Zat yang digunakan untuk mengidentifkasi asam dan basa disebut indicator
asam basa. Indikator asam basa memiliki sifat berubah warna jika berada
di dalam larutan asam atau basa. Ada beberapa jenis indicator asam basa
yang tersedia di laboratorium, maupun tersedia di alam. Indikator asam
basa yang biasa ditemukan di laboratorium seperti metal merah,
phenolptalein, bromtimol biru, eosin dan sebagainya. Pada pH tertentu
larutan tersebut mengalami perubahan warna. Ada yang berwarna merah
dalam larutan asam, dan berwarna ungu pada larutan basa. Sedangkan
indicator asam basa yang bisa kita temui di alam sangat banyak ragamnya.
Biasanya indicator alami berupa bunga dan daun-daunan yang memiliki
warna. Semakin mencolok warna bunga/daun, semakin terlihat perbedaan
warnanya dalam larutan asam dan basa. Bisa kalian lihat pada gambar,
contoh daun dan bunga yang dapat digunakan sebagai indikator alami asam
dan basa. Cantik ya...
Minggu, 03 November 2013
Model DNA Manusia
Pernahkah
terlintas dalam benak kalian, mengapa para ilmuwan sering melakukan penelitian
dengan sampel percobaan sebagai analogi perlakuan terhadap manusia, menggunakan
tikus? Bukan kera, atau kucing dan lainnya?
Sebagian mungkin
menjawab simple, karena ukuran tubuh tikus kecil, selain itu, tikus sering
ditemukan sebagai parasit bagi manusia, jadi tak masalah kalau digunakan untuk
penelitian. Begitukah?
Ternyata
tidak!
Senin, 28 Oktober 2013
LKS/Modul Praktikum Kimia Asam Basa SMP dan SMA
Pembaca yang dirahmati Allah swt,
pada kesempatan kali ini, kami ingin berbagi rancangan praktikum tentang asam basa, mulai dari pengenalan hingga analisis. Kami membagi tahap praktikum asam basa menjadi beberapa tujuan :
pada kesempatan kali ini, kami ingin berbagi rancangan praktikum tentang asam basa, mulai dari pengenalan hingga analisis. Kami membagi tahap praktikum asam basa menjadi beberapa tujuan :
4. Trayek pH Indikator Asam Basa (untuk SMA)
5. Titrasi Asam Kuat oleh Basa Kuat
5. Titrasi Asam Kuat oleh Basa Kuat
6. Titrasi
Asam Lemah oleh Basa Kuat
7. Titrasi
Basa Lemah oleh Asam Kuat
8. Analisis
Kadar Asam Cuka dalam Cuka Pasaran
9. Hidrolisis
Garam
Untuk menuju
topic praktikum yang dimaksud, dapat langsung diklik pada link di atas.
Semoga bermanfaat.
Langganan:
Postingan (Atom)








